Tuesday, May 18, 2010

-DEAR MAY-

-DEAR MAY-

Dear May;
Fuck you!
From the 1st to the end of you
And, and fuck June too!

-Johnny Boy-
-Fuck!who cares bout the date anyway?its fucking May!-

Thursday, May 13, 2010

-KITA BINATANG-

-KITA BINATANG-

Kelmarin kita bicara berpaksi babi. Ketawa mengilai
Bagai dubuk ketemu bangkai
Kita bayangkan babi itu amoeba, betapa paniknya Malaysia

Hari ini kita bicara terkeluar gajah
Gajah pemalu. Bunyinya juga lucah, bukan itu tujuannya
Kalaukalau aku pelatih gajah tersohor, saksikan lah 'Poet si Gajah'
Lambat laun kau bisa buka santuari!

-catatan Johnny Boy-
-0139 Jumi Mei 14, 2010, wilayah separa sedar-

Wednesday, May 12, 2010

-SESAT DI KOTA REVOLUSI- pulang ke Kuala Lumpur



Rice Above #10, No Black Tie
(this guy always steal a slot and crash others party)

Monday, May 10, 2010

-BRIGED SASAR-


-BRIGED SASAR-

Kita adalah soldadu sasar
Dalam arena musik liar dan puisi kasar
Suara suara retak yang memburu disepanjang tidur
Katakata kebenaran yang mendesah
Di luar garis dinding ini
Aku dengar gempita
Rakyatberkata tidak mengapa
Tika mereka diperbodohkan ehwal 5puluh juta
Dinding ini tidak buta
Tidak tuli
Tidak bisu
Jangan biarkan busabusa yang semalaman kita tempelkan dipintu
Turut membatasi fizikal suara
Biar kita menggila runut dan nota
Kita aman disini
Menunggu sesiapa pun dengan tangan terbuka
Propaganda peperangan NEO-KOLONIALISASI EKONOMI yang kau dagang
Aku bayar dengan pelukan keamanan
Tika ini tidak mengapa
Kau butakan, tulikan, bisukan indera mu
Kerna suatu hari nanti
Suara dari balik dinding ini pasti datang mengetuk pintu rumah mu!

*label : slam poem


-catatan Pena Gibril a.k.a Johnny Boy-
-sebelum dan sesudah solat Jumaat, April 23, 2010, wilayah separa sedar-

*terlafaz di Wall Hound on Mayday, May 02, @ The Wall

-TRILOGI; HAIKU PETANI BERTUAH-

-TRILOGI; HAIKU PETANI BERTUAH-

Kerjakan tanah
Peluh mencurah gila
Berhasil juga

Tukaran alam
Bertukar sama nilai
Ku rasa rugi

Lada berbuah
Musim harga melambung
Rasa bertuah

Buah lumayan
Lori bertambah sempit
Hari yang indah

Malam yang lewat
Esok ‘kan kerja kuat
Selamat malam

-catatan Johnny Boy-
-0207 Khami Feb 25, 2010, wilayah separa sedar-

Friday, April 9, 2010

-BULAN: SEBUAH HADIAH UNTUK RAKYAT-



-BULAN: SEBUAH HADIAH UNTUK RAKYAT-

Sanggupkah kau memikul bulan bersama ku?
Bulan yang seharian kita lelah mengaitnya turun
Setelah ia kita tiarakan dengan khazanah ilmu dan sejarah
Lalu dengan amanah kita persembahkan kepada rakyat
Sebagai refleksi diri, pedoman juga tauladan

Andai lautan menjadi penghalang
Sanggupkah kita terus menyeberang
Dengan gagah,
Dengan berani,
Tanpa mati?

Sanggupkah kau menulis semula
Sejarah murka kota gila
Dengan darah para saudara
Yang gugur semasa menuntut keadilan
Yang mati semata bendera [parti] ditangan
Ghazal merdeka diganti desirdesir fitnah
Yang dilagukan melodi kematian
Dalam runut runut nota derita

Jangan seentengnya kau kira ini hanya ilusi
Tentang negara yang utopia
Versi anak muda pasca merdeka
Yang terbasuh pergi dengan kemewahan abad dan dekad
Tidak hanya tersisa lekat dibawah gebyar usang para yatim
Agar dihati tetap ada mimpi
Untuk dikejar menjadi realiti
Bukan lagi negara berbapa celaka
Bukan lagi raja sewenang takhta
Bukan lagi kita rakyat teraniaya

Wahai saudara saudari ku
Pertanyaan ku tetap kekal satu
Sanggupkah bulan itu kau pikul bersama ku?

-catatan Pena Gibril a.k.a Johnny Boy-
-0942 Sabi Mac 27, 2010, wilayah separa sedar-


Thursday, April 8, 2010

-TRILOGI; TAK ‘KAN MATI-


(Speed painting 16: 'REVOLUTION'-karya ALEX HOLT)

-TRILOGI; TAK ‘KAN MATI-

Kawanku
Disini aku mulai hari
Bangun membuka mata untuk terjepit
Diantara pepenjuru trilogi;
Seorang lasykar, romantika revolusi dan keringat petani

Tika ini aku sedang bersuluhkan lantera Pramoedya
Berperang dengan nilai nilai dalam hati
Selalu ia melelahkan
Dan terkadang aku sendirian tanpa jawapan

Sedang aku termangu berkirakira
Aku terpukau kebencian malam
Di daerah ini, kulihat bintangnya sangat cerah
Di daerah ini, kulihat bintangnya berwarna merah darah

Aku berdiri kawanku, seteguh kakiku
Hiasi perjalanan dengan kudupkudup ilmu
Biar sekali apa pun revolusi kita kendong
Romantisme luar jangan terlalu kita agung

Ambience bersamamu memberahikan semangatku
Mendindingi puting angin yang menghimpunkan butiran; ragu dan gusar
Keseorangan terkadang menjemputku untuk lupa
Tentang apa kita jeritkan sebuah revolusi?
Tapi khabarku dari daerah ini;
Kawanku
Disini, revolusi tak ‘kan mati

-catatan Johnny Boy-
2323 Rabi April 7, 2010, wilayah separa sedar-