-RANJANG TERAKHIR-
Bila aku mati
Nanti
Aku harap
Dibiarkan saja mereka meratapi perginya aku bersama
Uang uang yang aku berhutang
Budi budi yang belum aku balas
Hati hati luka yang belum aku ubati
Maaf yang belum aku beri
Cinta cinta yang belum aku rai
Soalan soalan yang belum aku rungkai
Rindu rindu yang belum aku lunas
Bila aku mati
Nanti
Tika itu bunuh semua pelita
Biar kegelapan memeluk kumesra
Agar dunyawi terus menjadi mitos
Cinta antara aku dan cahaya;
Biar tak pernah ada
Benci kepada kebesaran dunyawi;
Biar dinyala nyala
Kegelapan yang menunjukan jalan kejujuran
Pertemuan dua kekasih
Jiwa kecungapan yang lama telah lesu
Memikul noda kemanusiaan
Antara aku dan si mistik; kematian
Di celah gema sorakan perkampungan suram
Dan jangan dibiar wanita wanita melihat kujurku
Kerna kesayuan dan air mata akan menyihir kukembali bangkit
Tika aku tidak rela akan itu
Di dalam kehidupan,
Aku tidak mampu menghalang air mata
Lalu biar aku pergi
Tanpa kenangan sedih
Butir butir delima dari mata para wanita
Halangilah sahabat karib dan saudara maraku
Dari mengiringi kujurku ke penyemadian
Dan jangan kau perangi musuhku
Yang mencambuki dan mengheret kujurku dengan rantaian besi berat ke gigian kubur
Agar tiada lagi sengketa
Agar tiada lagi cerca
Agar pertemuan di ranjang terakhir
Melenyapkan segala permusuhan antara kita
Biar kecelaan ini bisa mengubat
Hati yang dirosakkan api
Kebencian antara sesama
Kuburkan aku tanpa tanda
Biar dagingku menjadi santapan tanah
Agar suburnya pohon kemboja
Membungakan cinta dan membahagiakan penduduk kota
Suatu hari nanti
Biarkan aku pergi
Dengan dendam, benci, iri, haloba, dan segala kejahatan dunya
Semoga selepas aku mati
Penduduk dunya lebih memahami
Apa itu erti sebenar cinta
-catatan Johnny Boy-
-0237 April 20, 2011, ranjang terakhir, hospital daerah batu pahat-
Monday, April 25, 2011
Tuesday, April 12, 2011
- ROBERT ALLEN ZIMMERMAN (BOB DYLAN) LIVE IN SINGAPORE!-
Bob...Bob...Bob... *sigh*
Bob akan berada di negara jiran, Singapura, dalam world tour 2011. Harga tiket S$ 140 (kalau tak silap la). Sesiapa yang punya kesempatan dan tidak berada dalam keadaan kesempitan wang, dan tidak mau dengar kepada Bob Dylan secara langsung, memang tak tau erti hidup! Bagi sesiapa yang punya kesulitan dan tak mampu, hey kawan, jangan bersedih, kerna kita semua adalah BOB DYLAN!

- SEMUA ORANG ADALAH BOB DYLAN! -
Aku histeria
Dalam kabut batang-batang Havana
Bersama teman, likuer murah, ganja, wanita
Muntah prosa akustika
Dan namaku adalah
Robert Allen Zimmerman
Begitu juga mereka!
-catatan Johnny 'Bob' Boy-
-0021 April 12, 2011, wilayah separa sedar-
Bob akan berada di negara jiran, Singapura, dalam world tour 2011. Harga tiket S$ 140 (kalau tak silap la). Sesiapa yang punya kesempatan dan tidak berada dalam keadaan kesempitan wang, dan tidak mau dengar kepada Bob Dylan secara langsung, memang tak tau erti hidup! Bagi sesiapa yang punya kesulitan dan tak mampu, hey kawan, jangan bersedih, kerna kita semua adalah BOB DYLAN!

- SEMUA ORANG ADALAH BOB DYLAN! -
Aku histeria
Dalam kabut batang-batang Havana
Bersama teman, likuer murah, ganja, wanita
Muntah prosa akustika
Dan namaku adalah
Robert Allen Zimmerman
Begitu juga mereka!
-catatan Johnny 'Bob' Boy-
-0021 April 12, 2011, wilayah separa sedar-
SERENADE THE CITY (part I) - EMBRACE HALL
'Peter pan dan Wendy' adalah koleksi terawal. Ianya adalah sebuah kisah klise klasik. Diperdengarkan pada April 02, 2011 di EMBRACE HALL.
Wednesday, February 23, 2011
-BALADA ORANG DI PENJARA-
-BALADA ORANG DI PENJARA-
O jangan, jangan, jangan!
Sesekali jangan
Jangan kau panggil aku tahanan
Kerna kau pun di penjara
Yang memisahkan kita
Hanyalah keselesaan ruang
Jadi luangkan masa, mari dengar ku menyanyi
Nyanyian untuk kita
Balada orang di penjara
O jangan, jangan, jangan!
Sesekali jangan
Jangan kau cebik bubur merah dan roti tawar
Kerna kau juga makan di sini
Yang membezakan kita
Hanyalah kole dan tray
Pinggan dan cawan
Sudu dan tangan
Oleh itu biarku nikmati
Dan jangan kau ganggu
Kala waktu makanku
O sang penguasa
Tiada beza antara kita
Aku di penjara kau juga
Kita adalah kasualti
Di bawah sistem yang sama
Jadi berhentilah berlaku kejam
Kepadaku
Dan mari kita nyanyi bersama
Balada orang di penjara
O jangan, jangan, jangan!
Sesekali jangan
Jangan kau kata aku tidak bebas
Bukankah kita sama-sama dikurung tembok kebencian dan prejudis
Tika ini hujan membasuh sisa dosa
Dan bukankah bumbung yang sama
Melindungi kita?
O jangan, jangan, jangan!
Sesekali jangan
Jangan kau kata kita jauh berbeza
Kita impikan rumah dan juga keluarga
Disetiap pagi aku di penjara
Dan disetiap kali kau datang kerja
Kita berkongsi kerinduan yang sama
O sang penguasa
Berhentilah menindasku
Kerna aku sudah tidak punya apa
Kehidupan, kebebasan juga masa
Tetapi kehidupan dan rezekimu
Kau peroleh di penjara
O sang penguasa
Berhentilah berlaku kejam
Kepadaku
Aku juga manusia
Dan kini menebus kesalahanku
Dengan korban kebebasan dan waktu
Oleh itu berhentilah berlaku kejam
Kepadaku
Duduk seketika
Nyanyikan bersama
Balada orang di penjara
-catatan Johnny Boy-
-1536 Feb, 14, 2011, wilayah separa sedar-
O jangan, jangan, jangan!
Sesekali jangan
Jangan kau panggil aku tahanan
Kerna kau pun di penjara
Yang memisahkan kita
Hanyalah keselesaan ruang
Jadi luangkan masa, mari dengar ku menyanyi
Nyanyian untuk kita
Balada orang di penjara
O jangan, jangan, jangan!
Sesekali jangan
Jangan kau cebik bubur merah dan roti tawar
Kerna kau juga makan di sini
Yang membezakan kita
Hanyalah kole dan tray
Pinggan dan cawan
Sudu dan tangan
Oleh itu biarku nikmati
Dan jangan kau ganggu
Kala waktu makanku
O sang penguasa
Tiada beza antara kita
Aku di penjara kau juga
Kita adalah kasualti
Di bawah sistem yang sama
Jadi berhentilah berlaku kejam
Kepadaku
Dan mari kita nyanyi bersama
Balada orang di penjara
O jangan, jangan, jangan!
Sesekali jangan
Jangan kau kata aku tidak bebas
Bukankah kita sama-sama dikurung tembok kebencian dan prejudis
Tika ini hujan membasuh sisa dosa
Dan bukankah bumbung yang sama
Melindungi kita?
O jangan, jangan, jangan!
Sesekali jangan
Jangan kau kata kita jauh berbeza
Kita impikan rumah dan juga keluarga
Disetiap pagi aku di penjara
Dan disetiap kali kau datang kerja
Kita berkongsi kerinduan yang sama
O sang penguasa
Berhentilah menindasku
Kerna aku sudah tidak punya apa
Kehidupan, kebebasan juga masa
Tetapi kehidupan dan rezekimu
Kau peroleh di penjara
O sang penguasa
Berhentilah berlaku kejam
Kepadaku
Aku juga manusia
Dan kini menebus kesalahanku
Dengan korban kebebasan dan waktu
Oleh itu berhentilah berlaku kejam
Kepadaku
Duduk seketika
Nyanyikan bersama
Balada orang di penjara
-catatan Johnny Boy-
-1536 Feb, 14, 2011, wilayah separa sedar-
- KEPADA TUHAN, AKU BERTANYA-
- KEPADA TUHAN, AKU BERTANYA-
O’ tuhan
Berapa jauh lagikah sorga?
Aku seperti dapat menghidunya
Dan aku ingin cepat sampai
Kerna aku mulai bosan
Akan bahang nerakha
Yang mengikuti rapat
Membayangi setiap derap langkah
Dan telah aku hampir hangus terbakar
O’ tuhan
Berapa lajukah aku bisa
Merentas masa
Untuk sampai ke sana
Demi kesanggupanku mengkhianati waktu
Telah aku rentap apa jua yang merantainya
Namun tetap tak bisa aku kuasai
O’ tuhan
Aku telah berjalan jauh
Memburu khayalan gemilang sorga
Berselubung debu kehidupan
Juga kebimbangan membawaku sampai ke puing ini, yang Dikau arahkan
Tetapi o’ tuhan,
Di manakah layaknya aku sebuah sorga?
Adakah ianya sebuah enigma,
Bagi setiap penderhaka?
-catatan Johnny Boy-
-0557 Jan 21, 2011, wilayah separa sedar-
O’ tuhan
Berapa jauh lagikah sorga?
Aku seperti dapat menghidunya
Dan aku ingin cepat sampai
Kerna aku mulai bosan
Akan bahang nerakha
Yang mengikuti rapat
Membayangi setiap derap langkah
Dan telah aku hampir hangus terbakar
O’ tuhan
Berapa lajukah aku bisa
Merentas masa
Untuk sampai ke sana
Demi kesanggupanku mengkhianati waktu
Telah aku rentap apa jua yang merantainya
Namun tetap tak bisa aku kuasai
O’ tuhan
Aku telah berjalan jauh
Memburu khayalan gemilang sorga
Berselubung debu kehidupan
Juga kebimbangan membawaku sampai ke puing ini, yang Dikau arahkan
Tetapi o’ tuhan,
Di manakah layaknya aku sebuah sorga?
Adakah ianya sebuah enigma,
Bagi setiap penderhaka?
-catatan Johnny Boy-
-0557 Jan 21, 2011, wilayah separa sedar-
Sunday, February 20, 2011
- ODA JIWA KEPADA DIRI -
- ODA JIWA KEPADA DIRI -
Hari ini
Aku tidak akan diberkahi
Setelah aku buang semua perahan anggur
Kerna ianya terlalu sedikit
Kerna ianya tak ‘kan memuaskan aku dan kamu
Lalu gerombolan malaikat memerangiku
Dengan perisai dan sayap penuh darah
Mencambuki badanku sedang telanjang
Yang penuh kesan cinta
Cinta yang tak ‘kan memuaskan aku dan kamu
Malam ini
Aku dilaknati dengan 1000 mimpi
Mimpi yang enak-enak
Hanya untuk bangun dan menjadi alasan malas
Kerna malam-malam yang lalu
Aku dikurniai mimpi ngeri
Dalam gelita berwarna realiti kehidupan
Dan aku terbiasa begitu
Mimpi ngeri yang memuaskan aku dan kamu
Kelmarin
Aku disumpahi dengan kebesaran dunyawi
Gah berjubah
Berdansa nyanyian para dehwa
Siang cerah yang melaknati
Gelap malam menjadi pelindung
Lalu tangan ini berbuat salah
Mahkota duri kita tanjakkan
Dan makanan serta minuman fundamental dunyawi
Kita kecapi
Fundamental yang tak ‘kan memuaskan aku dan kamu
Dan esok pasti ‘kan tiba
Aku berdoa dilimpahi musibah
Kerna dua hari yang sebelumnya
Bukanlah hari yang sempurna
Agar aku ‘kan terus berjalan pincang
Seperti jiwaku yang telah tempang
Sedang kita asyik mengutip pelangi
Di dalam kehidupan dunyawi
Yang tak ‘kan memuaskan aku dan kamu
-catatan Johnny Boy-
-2012, Jan 06, 2011, wilayah separa sedar-
Hari ini
Aku tidak akan diberkahi
Setelah aku buang semua perahan anggur
Kerna ianya terlalu sedikit
Kerna ianya tak ‘kan memuaskan aku dan kamu
Lalu gerombolan malaikat memerangiku
Dengan perisai dan sayap penuh darah
Mencambuki badanku sedang telanjang
Yang penuh kesan cinta
Cinta yang tak ‘kan memuaskan aku dan kamu
Malam ini
Aku dilaknati dengan 1000 mimpi
Mimpi yang enak-enak
Hanya untuk bangun dan menjadi alasan malas
Kerna malam-malam yang lalu
Aku dikurniai mimpi ngeri
Dalam gelita berwarna realiti kehidupan
Dan aku terbiasa begitu
Mimpi ngeri yang memuaskan aku dan kamu
Kelmarin
Aku disumpahi dengan kebesaran dunyawi
Gah berjubah
Berdansa nyanyian para dehwa
Siang cerah yang melaknati
Gelap malam menjadi pelindung
Lalu tangan ini berbuat salah
Mahkota duri kita tanjakkan
Dan makanan serta minuman fundamental dunyawi
Kita kecapi
Fundamental yang tak ‘kan memuaskan aku dan kamu
Dan esok pasti ‘kan tiba
Aku berdoa dilimpahi musibah
Kerna dua hari yang sebelumnya
Bukanlah hari yang sempurna
Agar aku ‘kan terus berjalan pincang
Seperti jiwaku yang telah tempang
Sedang kita asyik mengutip pelangi
Di dalam kehidupan dunyawi
Yang tak ‘kan memuaskan aku dan kamu
-catatan Johnny Boy-
-2012, Jan 06, 2011, wilayah separa sedar-
Friday, February 11, 2011
-SISI BOSAN URBAN-
-SISI BOSAN URBAN-
Kemiskenan adela penyakit
Penyakit yang dikopratkan
Dijelmekan dalam jeket-jeket putih dan stetoskop
Nyorok bawah geba, dalam toler lutsina
Mungkin nyorok dalam bau detol ospital
Aku takut, ngeri
Sebab kengkadang aku yang pileh nak berade keliling zombi
Kengkadang aku baya untuk jato sakit
Kengkadang aku yang bia kan misken betuka jadik penyaket
Bile keadaan da tak bole blah
Aku jadik kecot
Aku lari padehal ati aku brontak
Penat pon aku jalan lagi
Naik tangge
Haring begelumang bau hapak
Bapak die! Dioang ni tak kenal sabon ke?
Macam mane pon aku yang pileh untuk ade kat sini
Aku baya, janji tempat ni sevaif
Oang mude carik yang laen
Melodi beta kebaben
Dioang pileh sisi bosan urban
Ngan aku aku sekali tejebak
Punye banyak tempat nak lepak
Tapi kat basten lame jugak tecampak
Sane sini semak
Bola? Takde mende laen ke nak nengok?
Generasi mentaliti skrin gergasi
Nak minum teh tapi takot teh timbang
Kate suat kaba teh timbang bole kene kense
Betol ke?
Ujungnye tetap aku pesan teh
Aku yang pileh
Kengkadang aku saje jek baya untuk carik saket
Dudok lepak-lepak
Crite borak-borak
Tangan tetap cam sotong
Lampu neon meriah
Mat rempet yok ‘o keladi
Tapi awek dioang mari-mari
Macam beta-beta jek, macam meriah-meriah jek,
malam kat basten lame
Tapi ape yang aku nampak
Cume pemandangan sisi bosan urban
Makan duet
Minom duet
Berak duet
Kenceng pon duet gak
Pantang langkah jek duet
Tapi bile aku pikir-pikir balek
Bukan ke aku yang pileh dan baya untuk kehidopan camni?
Lagi pon, bukan ke sume oang nak idop kat sisi bosan urban?
-catatan Johnny Boy-
-0232 Jan 15, 2010, wilayah separa sedar-
Kemiskenan adela penyakit
Penyakit yang dikopratkan
Dijelmekan dalam jeket-jeket putih dan stetoskop
Nyorok bawah geba, dalam toler lutsina
Mungkin nyorok dalam bau detol ospital
Aku takut, ngeri
Sebab kengkadang aku yang pileh nak berade keliling zombi
Kengkadang aku baya untuk jato sakit
Kengkadang aku yang bia kan misken betuka jadik penyaket
Bile keadaan da tak bole blah
Aku jadik kecot
Aku lari padehal ati aku brontak
Penat pon aku jalan lagi
Naik tangge
Haring begelumang bau hapak
Bapak die! Dioang ni tak kenal sabon ke?
Macam mane pon aku yang pileh untuk ade kat sini
Aku baya, janji tempat ni sevaif
Oang mude carik yang laen
Melodi beta kebaben
Dioang pileh sisi bosan urban
Ngan aku aku sekali tejebak
Punye banyak tempat nak lepak
Tapi kat basten lame jugak tecampak
Sane sini semak
Bola? Takde mende laen ke nak nengok?
Generasi mentaliti skrin gergasi
Nak minum teh tapi takot teh timbang
Kate suat kaba teh timbang bole kene kense
Betol ke?
Ujungnye tetap aku pesan teh
Aku yang pileh
Kengkadang aku saje jek baya untuk carik saket
Dudok lepak-lepak
Crite borak-borak
Tangan tetap cam sotong
Lampu neon meriah
Mat rempet yok ‘o keladi
Tapi awek dioang mari-mari
Macam beta-beta jek, macam meriah-meriah jek,
malam kat basten lame
Tapi ape yang aku nampak
Cume pemandangan sisi bosan urban
Makan duet
Minom duet
Berak duet
Kenceng pon duet gak
Pantang langkah jek duet
Tapi bile aku pikir-pikir balek
Bukan ke aku yang pileh dan baya untuk kehidopan camni?
Lagi pon, bukan ke sume oang nak idop kat sisi bosan urban?
-catatan Johnny Boy-
-0232 Jan 15, 2010, wilayah separa sedar-
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)